Sabtu, 24 Agustus 2013

Kehancuran Madinah Dan Keluarnya Seluruh Manusia Darinya


Kehancuran Madinah Dan Keluarnya Seluruh Manusia Darinya

Peristiwa ini terjadi menjelang terjadinya goncangan dahsyat di tiga wilayah. Ia juga berdekatan dengan peristiwa api basar yang akan menggiring manusia menuju Mahsyar. Saat itu kota Madinah tidak lagi dihuni manusia, bahkan ada anjing atau srigala yang memasukinya lalu kencing di tiang masjid atau di mimbar. Seluruh buah-buahan pada waktu itu hanya dimakan burung-burung dan binatang buas. Dalam sebuah riwayat disebutkan, “Dan orang yang paling akhir dikumpulkan (oleh api menuju Mahsyar-ed) adalah dua orang pengembala dari Muzayanah yang hendak ke Madinah dengan berteriak-teriak mencari kambingnya, kemudian ia menjumpai kambingnya yang ternyata sudah menjadi liar. (HR. Bukhori : 4/89-90). Lihat Al Muwaththo’ 2/888.

Pembenaman Bumi/Gerhana Di Timur , Di Barat Dan Di Tanah Arab

Pada masa ini pula terjadi 3 kali gempa atau 3 kali gerhana???
1.      Gempa/Gerhana bumi di Timur
2.      Gempa/Gerhana bumi di Barat
3.      Gempa/Gerhana bumi di Semenanjung Arab

Munculnya Api Yang Menggiring Manusia Ke Mahsyar

api dari Yaman ini bertujuan agar dikumpulkannya manusia ke belahan bumi Mahsyar di Syam. Disanalah terkumpul umat ini hingga datangnya hari akhir.

Rosululloh shollalloohu ‘alaihi wasallam bersabda, “Dan yang terakhir adalah api yang keluar dari Yaman dan menggiring manusia ke tempat berkumpul mereka”. (HR. Muslim, Kitabul Fitan wa Asyratus Sa’ah : 18:27-29)

Api tersebut tidak akan membiarkan seorang kafir pun, akan tetapi ia akan menggiring manusia menuju Mahsyar dengan sejadi-jadinya. Maka barang siapa yang terlambat di belakang, ia akan terbakar. Api tersebut akan menggiring mereka ke bumi Mahsyar di Syam. Dalam hal ini manusia menjadi tiga kelompok : ada yang penuh harapan, mereka makan dan berpakaian, satu lagi berjalan dan berlari, dan satu lagi akan terseret mukanya dan digiring ke api. (HR. Ahmad : 5/164-165)

Ketika seluruh penduduk manusia tidak lagi menyebut Allah, itulah kondisi seburuk-buruk manusia, dan kepada merekalah kiamat akan terjadi. Mungkinkah 100 tahun setelah adzan terakhir di bumi sedangkan Nasrani memperkirakan 1000 tahun.

Bersambung...

Bila ingin membaca lebih lanjut ebook ini, Klik tulisan ini untuk kembali ke-link-link di daftar isi

Anda sedang membaca artikel tentang Kehancuran Madinah Dan Keluarnya Seluruh Manusia Darinya dan anda bisa menemukan artikel Kehancuran Madinah Dan Keluarnya Seluruh Manusia Darinya ini dengan url http://manfaatputih.blogspot.com/2013/08/kehancuran-madinah-dan-keluarnya.html, anda boleh menyebarluaskannya atau mengcopypaste-nya jika artikel Kehancuran Madinah Dan Keluarnya Seluruh Manusia Darinya ini sangat bermanfaat bagi teman-teman anda, namun jangan lupa untuk meletakkan link Kehancuran Madinah Dan Keluarnya Seluruh Manusia Darinya sebagai sumbernya.

0 komentar:

Posting Komentar

Beri Komentarmu disini!

Download Ebook LINK

.......................................................

MAU BACA LEBIH LANJUT
KLIK DAFTAR ISI DISINI

atau

Mau Download EBOOK ini

klik LINK ini :


Anda bisa download ebook ini di sini :

Pembahasan Tuntas Peradaban Manusia dari awal hingga akhir full Final.pdf

LINK 1 - ZIDDU

LINK 2 - 4SHARED

Surat Al Kahfi diantara Nubuat Nasrani versus Nubuat Islam.pdf

LINK 1 - ZIDDU

LINK 2 - 4SHARED

.......................................................

DAFTAR ISI

Daftar Isi :






















































Pembahasan Beberapa Hal Penting:

























































7. Periode Zaman Kiamat/Zaman Peradaban Manusia Akhir Yang Tidak Mengenal Islam









Di dalam penulisan ini ada beberapa penjabaran baru yang belum pernah terlihat di dalam tulisan peneliti lainnya, Semoga hal ini bermanfaat untuk menambah kemanfaatan buku ini.


Bantinglah Otak Untuk Mencari Ilmu Sebanyak-Banyaknya Guna Mencari Rahasia Besar Yang Terkandung Di Dalam Benda Besar Yang Bernama Dunia Ini, Tetapi Pasanglah Pelita Dalam Hati Sanubari, Yaitu Pelita Kehidupan Jiwa. (Al- Ghazali)




Hak Cipta oleh M. Yusuf . Diberdayakan oleh Blogger.